Keluar Cairan Keruh; Haid Apa Bukan

Assalamu'alaikum. Saya biasanya haid setiap 21-25 hari sekali. misal haid hari senin maka biasanya senin berikutnya baru bersi...



Assalamu'alaikum.
Saya biasanya haid setiap 21-25 hari sekali. misal haid hari senin maka biasanya senin berikutnya baru bersih, kemarin hari kamis saya haid kemudian rabu berikutnya saya sudah bersuci karena sudah ada cairan bening dan tidak keluar darah lagi, tetapi kamis ini saat mau sholat dhuhur ada cairan keruh. apakah saya harus junub lagi?
Syukron

Hormat kami,

Jawaban:
Walaikum Salam Wr. Wb.
Saudari Mifta yang dirahmati Allah! Untuk mengetahui darah haid sudah berhenti apa tidak adalah dengan cara memasukkan semisal kapas ke liang farji. Jika kapas tersebut masih basah, maka berarti darah haid belum sepenuhnya berhenti, meskipun bening tidak seperti warna darah.

Jika darah sudah sepenuhnya berhenti dan dari awal keluar darah sampai darah berhenti sudah mencapai 24 jam atau lebih, lalu darah keluar lagi, maka untuk menentukan darah yang keluar lagi itu sebagai darah haid atau bukan, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Bila darah yang keluar lagi itu, keluar dalam masa 15 hari dari awal keluar darah, misalnya: keluar darah 7 hari lalu berhenti, satu hari kemudian keluar lagi selama 5 hari, maka darah yang keluar lagi itu masih berstatus darah haid. Untuk masa terhentinya darah dihukumi masa haid. Namun ketika dalam masa terhentinya darah itu mandi lalu mengerjakan shalat, hukumnya tidak apa-apa. Jika dalam masa terhentinya darah itu mengerjakan puasa maka puasa dianggap batal.
  2. Bila darah yang keluar lagi itu keluar sesudah terhentinya darah selama 15 hari/lebih, misalnya: keluar darah 7 hari lalu berhenti 15 hari kemudian keluar lagi, maka darah yang keluar lagi adalah darah haid dan masa terhentinya darah adalah masa suci.
  3. Bila darah yang keluar lagi itu berlangsung dalam masa 15 hari terhitung dari dari terhentinya darah pertama, misalnya: keluar darah 5 hari lalu berhenti, 3 hari kemudian keluar lagi 10 hari, maka darah yang keluar lagi itu adalah darah istihadloh (suci).
  4. Bila darah yang keluar lagi itu berlangsung dalam masa yang melebihi 15 hari terhitung dari dari terhentinya darah pertama dan tidak keluar selama 15 hari/lebih, misalnya: Keluar darah selama 5 hari lalu berhenti, 10 hari berikutnya keluar keluar lagi 8 hari, maka 15 hari sesudah terhentinya darah pertama adalah masa suci, selebihnya adalah masa haid. Dan bila darah yang keluar lagi itu, keluar selama 15/lebih, misalnya: 10 hari keluar darah, berhenti 3 hari lalu keluar lagi selama 20 hari, maka 15 hari sesudah terhentinya dara pertama adalah masa suci dan selebihnya masuk dalam pembahasan wanita istihadloh (mustahadloh).
Kasus yang saudara alami masuk pada bagian pertama dalam perincian di atas. Jadi kalau memang darah benar-benar terhenti setelah lebih dari 24 jam keluar  (sesudah menentukannya dengan cara yang dijelaskan di awal), lalu keluar lagi, maka darah yang keluar lagi itu masih darah haid. Sementara masa terhentinya darah masuk dalam masa haid.

Referensi: Risalatul Mustahadloh

Related

Bahtsul Masail 8024040947029462821

Posting Komentar

Follow Us

Facebook

TERBARU

Statistik Blog

item