Ikhwanul Muslimin Umumkan Perang

Kemarin, kelompok Ikhwanul Muslim penyokong utama presiden terguling Muhammad Mursi melakukan mobilisasi pendukungnya di berbagai bela...


Kemarin, kelompok Ikhwanul Muslim penyokong utama presiden terguling Muhammad Mursi melakukan mobilisasi pendukungnya di berbagai belahan Mesir. Mereka memperlihatkan konfrontasi dengan kekerasan terhadap warga, polisi dan tentara, dalam upaya mengembalikan Mursi ke kursi kepresidenan. Pejabat militer mengatakan bahwa para pendukung Mursi melemparkan bom Molotov ke arah penjaga kantor Partai Republik di Heliopolis. Unsur kementerian dalam negeri segera melakukan pengamanan gedung dengan kekuatan militer dan melakukan tembakan gas dan tembakan peringatan ke udara untuk menghindari korban tewas.

Di bagian lain kelompok Ikhwanul Muslimin dan para sekutunya memutuskan untuk mengatur hubungan dengan kelompok bersenjata di Sinai, setelah Muhammad Mursi digulingkan. Beberapa sumber mengungkapkan, terjadinya kontak antara Ikhwanul Muslimin dan kelompok bersenjata ini adalah pengumuman "perang besar" melawan Negara. Kontak juga dilakukan dengan pemimpin Al-Qaida Al-Zawahiri, beberapa jam, sebelum Al-Jawahiri mengumumkan revolusi bersenjata dan deklarasi Sinai sebagai Negara Islam.

Sementara itu, dalam penyerbuan militer terhadap kekuatan Salafi Jihadi di Sinai, tiga orang teroris tewas, beberapa di antaranya berasal dari Afganistan dan Yaman, setelah mencoba menyerang bandara Arish dan berupaya meledakkannya. 

Beberapa waktu lalu, Pasukan keamanan Nasional Mesir telah melakukan monitoring terhadap kelompok bersenjata dan Ikhwanul Muslimin di Kairo dan tiga propinsi di Mesir Hulu, hingga dapat menidentifasikasi mereka. Pasukan keamanan juga telah menutup Rafah hingga batas waktu yang tidak ditentukan, dan meningkatkan kekuatan di daerah perbatasan terutama di Jalur Gaza, untuk mencegah unsur-unsur teroris dari Gunung Halal. 

Di Sinai, kemarin serangkaian serangan bersenjata terjadi yang mengakibatkan korban jiwa dan mencederai sedikitnya 7 orang. Para teroris ini menyerang pos inspeksi point-6, pos tentara dan polisi serta layanan mobil milik pasukan penjaga perdamaian. Mereka melontarkan rudal cepat, mortar dan RGP terhadap kamp keamanan dan meledakkan sebuah mobil polisi dekat bandara Al-Arisy. 


Related

Lintas Berita 3925549920311596776

Posting Komentar

Follow Us

Facebook

Terbaru

Arsip

Langganan Via Email

Statistik Blog

item