Tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban ini, dimana kita dianjurkan untuk melakukan ibadah terutama untuk memohon ampun, memohon rezeki dan...
https://mutakhorij-assunniyyah.blogspot.com/2012/07/keutamaan-malam-nisfu-syaban.html
Tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban
ini, dimana kita dianjurkan untuk melakukan ibadah terutama untuk memohon
ampun, memohon rezeki dan umur yang bermanfaat, terdapat beberapa hadis yang
menurut sebagian ulama sahih. Diantaranya:
1) Diriwayatkan dari Siti A’isyah ra
berkata: “Suatu malam rasulullah salat, kemudian beliau bersujud panjang,
sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah telah diambil, karena curiga maka aku
gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah usai
salat beliau berkata: “Hai A’isyah engkau tidak dapat bagian?”. Lalu aku
menjawab: “Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak
(menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama”. Lalu
beliau bertanya: “Tahukah engkau, malam apa sekarang ini”. “Rasulullah yang
lebih tahu”, jawabku. “Malam ini adalah malam nisfu Sya’ban, Allah mengawasi
hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi
kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang
yang dengki” (H.R. Baihaqi) .
2) Diriwayatkan dari Siti Aisyah ra
bercerita bahwa pada suatu malam ia kehilangan Rasulullah SAW. Ia lalu mencari
dan akhirnya menemukan beliau di Baqi’ sedang menengadahkan wajahnya ke langit.
Beliau berkata: “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada
malam nishfu Sya’ban dan mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu
domba Bani Kalb.” (HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)
3) Diriwayatkan oleh Abu Musa
Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah pada malam
nishfu Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali
orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)
4) Diriwayatkan
dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Jika malam nishfu
Sya’ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya,
karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah turun ke
langit dunia dan berkata, Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku
mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah
yang tertimpa bala’, lalu Aku menyelamatkannya, demikian seterusnya hingga
terbitnya fajar.” (HR Ibnu Majah).
Demikianlah keutamaan
dan kelebihan malam Nishfu Sya’ban yang Insya Allah akan jatuh pada Senin tgl
26 Juli 2010 sore hingga subuh . Marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini
untuk mendekatkan diri dan memohon ampunan dan berdzikir sebanyak-banyaknya
kepada Allah. SWT
KESIMPULAN
Dari paparan di atas, kita sebagai umat Islam
semestinya tidak melupakan begitu saja, bahwa bulan sya’ban dalah bulan yang
mulia. Sesungguhnya bulan Sya’ban merupakan bulan persiapan untuk memasuki
bulan suci Ramadhan. Dari sini, umat Islam dapat mempersiapkan diri
sebaik-baiknya dengan mempertebal keimanan dan memanjatkan doa dengan penuh
kekhusyukan.
Meski menurut para
ahli hadist masih berbeda tentang malam nisfu sya’ban ini, namun demikian
menurut saya sangat dianjurkan untuk meramaikan malam Nisfu Sya’ban dengan cara
memperbanyak ibadah, shalat sunnah, memperbanyak bacaan zikir, memperbanyak
baca’an shalawat, membaca al-Qur’an, bersedekah, berdo’a dan mengerjakan
amal-amal salih lainnya.
CARA PENGAMALAN
DO'A NISHFU SYA'BAN
Membaca surat
Alfatihah & yasin dengan niat sebagai berikut : ( masing-masing niat membaca
Alfatihah & yasin)
Niat pertama memohon untuk diperpanjang umur dalam keta'atan
Niat kedua memohon diberi rizki yang banyak dan barokah
Niat terakhir memohon ditetapkan imannya
Doa nisfu syaban
ini dibaca setiap selesai membaca surat yasin:
اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ
عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ
لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ
اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ
اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ
فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ
حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ
اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ
قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو
اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ
بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ
الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ
اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ
اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ
Insya Allah
menjadi malam yang berkah untuk kita dan muslimin. Amin Ya Rabbal ‘Alamin