Generasi Muda Perlu Pemahaman Tentang Bahaya JIL

Pengamat dan penulis buku "Jaringan Islam Liberal", Artawijaya menegaskan bila sesungguhnya di tatanan masyarakat paham liber...

Pengamat dan penulis buku "Jaringan Islam Liberal", Artawijaya menegaskan bila sesungguhnya di tatanan masyarakat paham liberal sesungguhnya tidak laku. Masyarakat kita bukan lagi masyarakat yang bisa dibodohi. Pengasong paham liberal sesungguhnya kaum minoritas yang berupaya melegalkan hal-hal yang bertentangan dengan agama misalnya nikah beda agama, homoseksual, aliran sesat dan sebagainya.

Kata Arta, karena masyarakat sudah tak menerimanya, maka mereka melakukan lobi-lobi pada penguasa, DPR dan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk menolak aturan-aturan yang bsia menghalangi kebebasan tanpa aturan. Tak mengherankan mereka menempatkan anggotanya di parpol tertentu, menjadi anggoita komnas HAM dan itu didukung pula dengan modal yang kuat dan dukungan dari pihak asing.

Karenanya, umat islam harus mampu melakukan pula apa yang mereka lakukan dan mereka yang terjun dalam parpol harus jelas untuk memperjuangkan kepentingan umat Islam bukan untuk kepentingan pribadi atau parpolnya itu sendiri. "Dulu Masyumi jelas perjuangannya tetapi sekarang mana parpol yang benar-benar berjuang untuk Islam. Soal nanti kalah itu bukan yang utama. namun yang terpenting adalah perjuangannya," terangnya.

Ia menambahkan pula agar generasi muda diberi pula pengetahuan tentang paham Liberal ini. Ia melihat Gerakan Indonesia tanpa JIL memang harus terus digelorakan dan yang terpenting ajak mereka terlebih dulu mengenal Islam yang sesungguhnya lalu kemudian mereka beri pemahaman tentang bahaya pemikiran liberal itu.


Related

Lintas Berita 3584506590419526019

Follow Us

Facebook

Terbaru

Arsip

Langganan Via Email

Statistik Blog

item